Persaingan papan atas Liga Inggris berpotensi kedatangan babak baru yang cukup mengejutkan. Di tengah persaingan ketat dalam beberapa musim terakhir, Manchester City kini tengah dibayang-bayangi ancaman sanksi berat akibat dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League.
Sebelumnya, komisi independen menyebut Manchester City menghadapi lebih dari 100 dakwaan pelanggaran finansial. Meskipun pihak klub sudah mengajukan banding dan mengeklaim punya bukti pembelaan, ancaman sanksi tetap menghantui skuad asuhan Pep Guardiola tersebut.
Ancaman Hukuman Ekstrem
Jurnalis sepak bola Duncan Castles melaporkan bahwa Man City bisa menghadapi berbagai skenario hukuman berat jika terbukti bersalah. Salah satu risiko terbesar yang mengancam adalah pencoretan klub dari keanggotaan Premier League.
Bahkan, sanksi lanjutan bisa membuat klub kesulitan mendaftar di kompetisi bawah naungan English Football League (EFL). Skenario terburuk juga mencakup perombakan total jajaran manajemen hingga pemilik klub.
Peluang Emas Arsenal
Bagi Mikel Arteta, situasi ini tentu menjadi momentum bagus untuk memuluskan proyek jangka panjangnya di Arsenal. Setelah konsisten bersaing di jalur juara dalam dua musim terakhir, pelatih asal Spanyol tersebut kini membidik dominasi jangka panjang.
Laporan dari BBC menyebutkan bahwa salah satu alasan utama Arteta memperpanjang kontrak di Emirates Stadium adalah keyakinannya untuk membangun tim juara yang stabil dalam beberapa tahun ke depan.
Selama ini, Man City memang menjadi rival paling konsisten bagi Arsenal dalam perebutan gelar. Jika pesaing terkuat mereka itu harus tersingkir dari peta persaingan akibat sanksi, jalan Arsenal untuk mendominasi sepak bola Inggris tentu akan jauh lebih terbuka.