Arsenal sempat meminati Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, transfer tersebut batal karena sang penyerang lebih memilih Barcelona dan mencoba memaksakan kepindahannya dari Atletico Madrid.

Dampaknya, pemain berusia 24 tahun itu kini kesulitan mendapat tempat utama di Atletico. Masalah ini ternyata ikut terbawa ke timnas Argentina. Meski tampil penuh saat Argentina menggilas Bolivia 4-0 di laga kualifikasi, performa Alvarez justru panen kritik dari media-media lokal.

Dapat Rapor Merah dari Sejumlah Media Argentina

TyC Sports memberi nilai 5/10 untuk Alvarez, menilai masalah di klub membuat ketajamannya menurun di lini depan. Bolavip bahkan memberinya nilai lebih rendah, yakni 4/10, menyoroti pergerakan Alvarez yang kerap turun jauh ke bawah karena kurangnya pasokan bola.

Media lain seperti Clarín dan La Pagina Millonaria sama-sama memberikan nilai 5/10. Walau sempat membuka ruang bagi Lautaro Martínez, Alvarez gagal memaksimalkan peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Kritik paling keras datang dari El Destape yang memberinya nilai 4/10 dan menyebut penampilannya lambat serta terisolasi dari skema tim.

Berdampak ke Bursa Transfer

Kurangnya jam terbang di level klub terbukti mengganggu ketajaman, insting, dan kepercayaan diri Alvarez di lapangan. Jika situasi ini tidak segera berubah, minat dari klub-klub besar seperti Arsenal dan Barcelona bisa saja surut pada bursa transfer berikutnya.