Sangat sulit membayangkan Tony Adams mengenakan jersey klub lain selain Arsenal, apalagi rival abadi seperti Manchester United. Namun, skenario tersebut nyaris benar-benar terjadi pada tahun 1996 sebelum Arsene Wenger ditunjuk sebagai manajer baru The Gunners.

Sebelum era Wenger, Adams sebenarnya sudah mempersembahkan dua gelar liga bagi Arsenal. Hanya saja, pemecatan pelatih Bruce Rioch menjelang musim 1996/1997 membuat situasi di dalam klub sempat goyah dan minim kejelasan.

Dibuat Bimbang oleh Telepon Langsung dari Sir Alex Ferguson

Melihat situasi Arsenal yang sedang tidak stabil, manajer Manchester United saat itu, Sir Alex Ferguson, langsung bergerak cepat mendekati sang kapten. Adams bahkan menceritakan bahwa Ferguson menghubunginya secara pribadi untuk merayunya pindah ke Old Trafford.

“Fergie menelepon dan bilang: ‘Datanglah ke sini, kalian tidak punya manajer dan kondisi klub berantakan’,” ujar Adams dalam wawancaranya dengan majalah FourFourTwo.

Adams sempat berniat benar-benar pergi dan berbicara langsung kepada petinggi klub, Peter Hill-Wood. Rencana transfer itu batal setelah manajemen Arsenal merespons cepat dengan menaikkan gajinya tiga kali lipat, ditambah kedatangan Arsene Wenger yang mengubah total arah klub.

Keputusan untuk bertahan terbukti menjadi pilihan yang tepat. Di bawah asuhan Wenger, Adams sukses menyumbangkan dua gelar double (Liga Inggris dan Piala FA) tambahan sebelum akhirnya gantung sepatu sebagai pemain yang hanya membela satu klub sepanjang kariernya.