Kekalahan 0-3 Arsenal atas Brighton menjadi hasil negatif terbesar mereka dalam tiga tahun terakhir. Performa ini juga menjadi salah satu penampilan paling mengkhawatirkan selama era kepelatihan Mikel Arteta. Meski menghadapi lawan yang tangguh, cara Arsenal menelan kekalahan tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan karena mereka kalah total sejak menit pertama hingga akhir pertandingan.

Mantan penyerang Newcastle United, Alan Shearer, memberikan analisisnya dalam siniar The Rest Is Football mengenai betapa kecewanya Arteta melihat jalannya laga. Menurutnya, pelatih asal Spanyol itu pasti cemas melihat betapa mudahnya lini pertahanan tim asuhannya kehilangan bentuk dan runtuh di bawah tekanan.

Brighton Tampil Sempurna di Setiap Lini

Shearer menilai Brighton mendominasi jalannya laga secara penuh, bukan hanya dalam durasi 30 menit atau babak pertama saja. Tuan rumah menerapkan taktik pressing yang berjalan sempurna dan langsung menekan sejak menit awal. Secara fisik dan taktik, Brighton tampil jauh lebih siap di semua lini.

Di sisi lain, Arsenal memang menghadapi jadwal padat dengan melakoni laga tandang keempat dalam kurun waktu sepuluh hari, ditambah krisis cedera di lini belakang. Namun, Arteta menolak menjadikan jadwal dan kelelahan sebagai alasan utama. Selepas pertandingan, Arteta dengan tegas menyatakan bahwa timnya gagal memenuhi standar dasar dalam sepak bola.

Jeda internasional datang pada saat yang tepat bagi Arsenal untuk melakukan evaluasi total. Waktu tiga minggu ini harus dimanfaatkan Arteta untuk membenahi masalah taktik sebelum menjamu Leeds United di Emirates Stadium.