Performa Declan Rice bersama Arsenal terus menunjukkan grafik positif sejak diboyong dari West Ham United pada musim panas 2023 lalu. Dibeli dengan nilai fantastis mencapai 105 juta poundsterling, gelandang timnas Inggris ini makin matang dalam menjalankan skema permainan racikan Mikel Arteta.
Pada awal kedatangannya di London Utara, Rice lebih sering diplot sebagai gelandang bertahan tunggal atau posisi nomor enam. Namun seiring berjalannya musim, Arteta mulai menggesernya menjadi gelandang box-to-box (nomor delapan). Dalam beberapa laga terakhir, penyesuaian taktis kembali dilakukan dengan menempatkan Rice lebih dalam sesuai kebutuhan tim.
Tak Cuma Jadi 'Mercusuar' Lini Tengah
Arteta sendiri sempat menjuluki Rice sebagai 'mercusuar' tim—sosok penyeimbang di kedalaman yang bertugas mengarahkan alur bola dan memberi stabilitas bagi pemain di sekitarnya. Namun, manajer asal Spanyol itu mengonfirmasi telah menggelar diskusi internal dengan sang pemain terkait evolusi perannya.
Arteta ingin Rice tidak hanya terpatok pada satu fungsi. Dengan kemampuan fisik dan visi bertanding yang mumpuni, Rice didorong untuk lebih aktif membantu lini serang tanpa mengabaikan tugas utamanya dalam memotong serangan lawan. Fleksibilitas taktis ini diharapkan membuat lini tengah The Gunners makin sulit dibaca oleh musuh.