Peluang Erling Haaland berlabuh ke Arsenal yang dulunya dianggap mustahil kini mulai terlihat masuk akal. Masalah hukum yang membayangi Manchester City di luar lapangan berpotensi memicu eksodus pemain bintang, dan Arsenal menjadi salah satu klub yang siap memanfaatkan situasi tersebut.

City saat ini sedang terancam sanksi berat akibat 115 dakwaan pelanggaran regulasi keuangan Premier League. Jika skenario terburuk terjadi—seperti hukuman degradasi atau kewajiban menjual pemain untuk menyeimbangkan neraca keuangan—Haaland dipastikan jadi komoditas panas di bursa transfer.

Arsenal terus memantau situasi penyerang asal Norwegia itu. Meski harus bersaing dengan dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, The Gunners punya kartu truf yang bisa membuat Haaland tetap memilih bertahan di Inggris.

Ambisi Mematahkan Rekor Alan Shearer

Fokus utama Erling Haaland sejak memijak sepak bola level teratas selalu sederhana: mencetak gol sebanyak mungkin. Sejak mendarat di Etihad Stadium, ia sudah mengemas lebih dari 100 gol untuk City dan terus menumpuk catatan golnya di Premier League.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa berambisi memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League milik Alan Shearer (260 gol) menjadi motivasi terbesar Haaland saat ini.

Jika ia memutuskan hengkang ke La Liga untuk bergabung dengan Real Madrid atau Barcelona, impian mengejar rekor Shearer dipastikan kandas. Sementara jika pindah ke Arsenal, ia tetap bisa melanjutkan misinya di kompetisi yang sudah sangat ia kuasai tanpa perlu beradaptasi lagi dengan liga baru.

Di usianya yang baru 24 tahun dengan konsistensi mencetak lebih dari 25 gol per musim, rekor Shearer sangat realistis untuk dikejar Haaland dalam empat hingga lima tahun ke depan. Ambisi pribadi inilah yang berpotensi membelokkan arah kariernya ke London Utara ketimbang ke Spanyol.