Myles Lewis-Skelly baru saja berulang tahun yang ke-20, dan ia sudah menorehkan catatan impresif di buku sejarah Arsenal.
Lulusan akademi Hale End ini berpeluang tampil sebagai starter untuk Timnas Inggris saat menghadapi Spanyol malam ini. Ia diprediksi akan berpasangan dengan Elliot Anderson di lini tengah, menyusul mundurnya Kobbie Mainoo dan Declan Rice dari skuad. Lewis-Skelly harus bersaing dengan Alex Scott dan James Garner untuk mengamankan satu tempat di starting XI pilihan Thomas Tuchel.
Jika ia benar-benar diturunkan, laga ini akan menjadi caps ketujuhnya bersama tim nasional, sekaligus yang pertama sejak Oktober 2025 lalu saat ia masih sering dimainkan sebagai bek kiri.
Sejajar dengan Fabregas, Saka, dan Walcott
Pencapaian ini menunjukkan seberapa pesat perkembangan Lewis-Skelly dan betapa luar biasanya awal kariernya di Arsenal pada usia 20 tahun. Dengan catatan 81 penampilan untuk klub, hanya ada tiga pemain dalam sejarah Arsenal yang menorehkan penampilan lebih banyak sebelum usia 20 tahun: Cesc Fabregas (151 laga), serta Bukayo Saka dan Theo Walcott yang sama-sama mencatatkan 92 laga. Deretan nama yang tentu sangat mentereng.
Situasinya sempat terlihat kurang pasti enam bulan lalu, dan ia hampir saja meninggalkan London Utara jika situasinya tidak berubah. Namun, dengan kembali fokus pada hal-hal mendasar, ia berhasil memenangkan kembali kepercayaan Mikel Arteta. Musim ini, ia bahkan termotivasi oleh kehadiran Bruno Guimaraes untuk terus belajar dan meningkatkan performanya.
Sebagai catatan menarik, pada hari kelahiran Myles Lewis-Skelly di bulan September 2006, Arsenal sukses mengalahkan Porto 2-0 di Stadion Emirates lewat gol Thierry Henry dan Aleksandr Hleb. Dua dekade berselang, ia kini menjadi pemain penting bagi klub masa kecilnya dan berpeluang memperkuat timnas melawan juara dunia tepat di hari ulang tahunnya.