Jack Wilshere paham betul potensi yang dimiliki oleh Max Dowman. Semasa menjabat sebagai pelatih Arsenal U-18, Wilshere adalah sosok yang pertama kali mempromosikan Dowman ke tim tersebut saat usianya baru menginjak 13 tahun. Pengalaman itu membuatnya sangat mengerti profil dan karakter asli dari produk akademi Hale End ini.
Perdebatan soal posisi ideal Dowman sempat ramai di kalangan suporter Arsenal, terutama karena ia kerap dimainkan sebagai winger kanan maupun gelandang serang nomor 10. Menanggapi hal tersebut, Wilshere akhirnya buka suara soal proyeksi posisi jangka panjang sang pemain.
Lebih Efektif di Area Sentral
Saat tampil di siniar Stick to Football, Wilshere mendapat pertanyaan soal posisi terbaik Dowman di masa depan. Ia dengan tegas menyebut pemain muda itu punya atribut yang lebih pas untuk beroperasi di area tengah.
"Saya pikir dia lebih cocok bermain di area dalam," ujar Wilshere. Ketika ditanya apakah perannya mirip dengan Martin Odegaard, ia memberikan penjelasan lebih detail.
"Dulu saat bersama saya di tim muda, kami mencobanya di berbagai posisi lini tengah dan dia bisa menjalankan semuanya. Pemain muda biasanya memang lebih sering menembus tim utama lewat posisi sayap, tapi kualitas aslinya sangat menonjol saat bermain di tengah," tambahnya.
Strategi Mikel Arteta
Sejauh ini, Mikel Arteta memang kerap memainkan Dowman di posisi melebar untuk tim utama, seperti saat masuk menggantikan Bukayo Saka di laga melawan Brighton. Langkah ini dinilai wajar untuk memberi adaptasi tanpa langsung membebani pemain muda dengan tanggung jawab besar di lini tengah.
Meski demikian, terus memasangnya sebagai pelapis di sektor sayap bukan opsi jangka panjang yang ideal. Kehadiran talenta seperti Dowman dan Ethan Nwaneri perlu dikelola dengan baik agar jalur transisi mereka ke skuad utama Arsenal berjalan mulus sesuai posisi naturalnya.