Viktor Gyokeres kembali harus memulai pertandingan dari bangku cadangan saat Arsenal mengalahkan Leeds United. Keputusan Mikel Arteta ini tidak lepas dari pulihnya Kai Havertz, yang langsung merebut kembali posisi penyerang utama.

Gyokeres baru diturunkan pada 25 menit terakhir laga. Masuknya penyerang asal Swedia itu gagal memberikan dampak besar, bahkan ia sempat beberapa kali salah mengontrol bola di sepertiga akhir lapangan.

Analisis Tajam dari Stuart Pearce

Mantan pemain timnas Inggris, Stuart Pearce, melontarkan kritik pedas terhadap penampilan Gyokeres belakangan ini. Ia menduga sang penyerang sedang mengalami krisis kepercayaan diri yang parah bersama Arsenal.

"Anda bisa melihat seorang pemain yang bertanding tanpa rasa percaya diri sama sekali. Dia terlihat seperti tidak merasakan dukungan dari Arteta. Dia kehilangan kontrol bola di garis tengah dan sempat tersandung saat mendapat peluang mengirim umpan silang," kata Pearce kepada talkSPORT.

Pearce juga menyoroti performa Gyokeres yang sebelumnya sempat menurun saat tampil di ajang Carabao Cup melawan Ipswich Town, di tengah dominasi permainan rekan-rekan setimnya.

Kontras dengan Catatan Timnas Swedia

Meski kesulitan mendapat tempat reguler karena dominasi Havertz, anggapan bahwa Gyokeres kehilangan mental bertanding dinilai kurang tepat. Masalah utamanya lebih berkaitan dengan minimnya menit bermain.

Faktanya, performa Gyokeres di level internasional sama sekali tidak menunjukkan penurunan. Ia baru saja mencetak rekor selalu mencetak gol dalam tujuh pertandingan beruntun bersama timnas Swedia di ajang UEFA Nations League.

Dengan modal positif dari jeda internasional tersebut, Gyokeres sebenarnya punya motivasi tinggi. Tantangan terbesar bagi sang striker saat ini adalah bagaimana memanfaatkan setiap menit yang diberikan Arteta dari bangku cadangan secara maksimal.