Pemain muda Arsenal, Mishel Nduka, resmi mengonfirmasi kepergiannya dari klub lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Pemain berusia 16 tahun itu menuliskan salam perpisahan singkat bertuliskan “Terima kasih ♥️. @arsenal”.
Kabar kepindahan ini sebenarnya sudah dilaporkan oleh jurnalis The Athletic, David Ornstein, pada Juli lalu. Manchester City disebut telah mencapai kesepakatan dengan sang pemain setelah Nduka menolak tawaran kontrak baru dari Arsenal.
Nduka akan bergabung dengan City melalui jalur beasiswa terlebih dahulu sebelum meneken kontrak profesional. Padahal, manajemen Arsenal sudah memberikan sodoran kontrak jangka panjang yang kompetitif, namun sang pemain memilih untuk mencari tantangan baru.
Kronologi Kepindahan dan Kompensasi
Laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa kepindahan ini terjadi kurang dari satu tahun setelah Nduka merapat ke Arsenal dari Charlton Athletic.
Untuk pemain seusia Nduka, kontrak yang berjalan biasanya berdurasi singkat sehingga klub harus rajin memperbarui masa bakti mereka. Meski kehilangan pemain potensial, Arsenal dipastikan tetap mendapat pemasukan berupa biaya kompensasi karena usia Nduka yang masih di bawah umur.
Proses transfer pemain muda memang kerap memakan waktu karena regulasi kompensasi yang kadang harus melalui jalur tribunal. Arsenal sendiri saat ini juga tengah mengurus proses transfer Vincent Joseph dari Liverpool dengan situasi yang kurang lebih serupa.
Catatan Penampilan Bersama Arsenal
Meski baru berusia 16 tahun, Nduka sebenarnya mendapat kepercayaan yang cukup besar di tim junior Arsenal musim ini. Ia sudah mencatatkan 10 penampilan bersama skuad U-18.
Selain itu, Nduka juga sempat mencicipi debut di ajang UEFA Youth League serta beberapa kali dimainkan di tim U-21 pada kompetisi Premier League 2. Di level internasional, ia sudah mengemas tujuh caps bersama tim nasional Inggris U-16.
Catatan tersebut membuktikan bahwa Arsenal sebenarnya memberikan jalur perkembangan yang jelas bagi pemain muda. Namun, menit bermain di level yang lebih tinggi tersebut ternyata belum cukup untuk meyakinkan Nduka agar bertahan di London Utara.