Arsenal sempat dibuat frustrasi oleh Lille selama 64 menit sebelum akhirnya mencetak tiga gol cepat dalam kurun waktu delapan menit untuk memastikan kemenangan 3-0 di ajang Liga Champions.
Mikel Arteta langsung melakukan tiga pergantian pemain begitu kebuntuan pecah dengan memasukkan Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard. Selepas pergantian itu, jalannya pertandingan sepenuhnya berada di bawah kendali Arsenal. Selepas laga, Arteta membeberkan faktor yang menjadi pembeda di lapangan kepada DAZN.
"Yah, saya pikir itu pada dasarnya satu penyesuaian saat menyerang, satu saat bertahan, tapi terutama kami harus meningkatkan aspek teknis," ujar Arteta. "Di level ini, tim lawan terorganisasi dengan sangat baik. Kami kehilangan bola-bola mudah, sentuhan buruk, dan timing yang kurang tepat. Saat kami mengirim bola ke kotak penalti, arahnya tidak akurat, sehingga kami kesulitan."
Sorotan untuk Viktor Gyokeres
Meski tidak menyebut nama secara spesifik, evaluasi Arteta mengarah jelas pada performa Viktor Gyokeres ditarik keluar pada menit ke-65. Analisis Arteta soal kehilangan bola mudah dan timing yang buruk sangat lekat dengan penampilan penyerang asal Swedia tersebut sepanjang laga.
Gyokeres gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang Lille. Catatan ini menambah daftar panjang statistiknya yang gagal melepaskan tembakan on target dalam 40 dari 62 penampilannya bersama Arsenal.
Meski Arteta membahas aspek kolektif tim, peningkatan instan di lini serang setelah Kai Havertz masuk menggantikan penyerang seharga 64 juta poundsterling itu sangat terlihat. Gyokeres sendiri tercatat belum mencetak gol lagi sejak 2 Mei lalu, membuat posisinya di starting XI untuk laga tandang melawan Nottingham Forest akhir pekan ini terancam.