Arsenal memang berhasil mengamankan tiga poin usai menang tipis 1-0 atas Nottingham Forest. Namun, hasil tersebut tak lantas membuat para pendukung The Gunners puas. Penampilan anak asuh Mikel Arteta dinilai jauh dari kata memuaskan.

Sepanjang laga, Arsenal tampil minim kreativitas. Meski menguasai aliran bola hingga 74 persen, Meriam London cuma mencatatkan satu tembakan tepat sasaran. Gol kemenangan pun lahir dari bola sepakan Noni Madueke yang berbelok arah di babak kedua. Babak pertama bahkan berjalan sangat lambat dan mudah ditebak.

Eze Ditarik Keluar, Fans Sebut Arteta Cari Tumbal

Demi mengubah alur permainan di jeda istirahat, Arteta memutuskan menarik keluar Eberechi Eze dan memasukkan Madueke. Keputusan ini secara hasil memang jitu karena Madueke mencetak gol penentu. Namun, langkah tersebut justru memancing amarah suporter di media sosial.

Banyak Gooners menilai Eze cuma dijadikan kambing hitam atas buruknya taktik penyerangan Arteta, terutama di sektor sayap kiri. Menurut fans, masalah utama bukan terletak pada kualitas individu pemain, melainkan sistem serangan Arteta yang tidak mendukung pemain di posisi tersebut.


Suporter lain juga menyoroti pola berulang yang kerap terjadi dalam beberapa musim terakhir. Sebelum Eze, pemain seperti Gabriel Martinelli hingga Pierre-Emerick Aubameyang juga pernah merosot performanya saat dipasang di pos sayap kiri.

PR Besar Lini Depan The Gunners

Jika dicermati, buruknya penampilan lini depan Arsenal saat melawan Forest bukan cuma salah Eze. Kai Havertz dan Bukayo Saka yang tampil penuh juga tak memberikan kontribusi berarti. Ditariknya Eze di awal babak kedua dinilai terlalu reaktif dan tidak menyelesaikan akar masalah.

Arteta terbukti sukses membangun lini belakang yang kokoh serta lini tengah yang solid dalam beberapa tahun terakhir. Namun, mandeknya kreativitas di lini depan masih menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan jika Arsenal ingin konsisten bersaing di jalur juara.