Arsenal sudah dinanti jadwal padat, termasuk laga krusial menghadapi Bayern Munich di Allianz Arena. Sebelum fokus penuh ke Liga Champions, skuad asuhan Mikel Arteta harus lebih dulu melakoni pertandingan Premier League melawan Nottingham Forest akhir pekan ini.

Musim lalu, Arsenal sukses mengalahkan Bayern Munich 3-1 di fase liga. Hasil positif itu tentu ingin diulang oleh The Gunners saat bertandang ke markas wakil Jerman tersebut pada Rabu malam.

Di kubu Bayern, Joshua Kimmich dipastikan akan kembali menjadi pemain kunci. Namun, gelandang timnas Jerman itu mengakui timnya menghadapi kendala jelang duel akbar ini.

Absennya Michael Olise Jadi Kerugian Bayern

Bayern Munich dipastikan tidak bisa diperkuat oleh Michael Olise yang harus menjalani hukuman larangan bertanding. Winger asal Prancis itu mendapat kartu merah pada laga sebelumnya di Liga Champions saat menghadapi Viking.

Kehilangan Olise tentu menjadi pukulan telak bagi Die Roten. Pasalnya, mantan pemain Crystal Palace tersebut sedang tampil tajam dengan catatan sembilan gol dan lima assist dari 10 penampilan awal musim ini.

Meski percaya skuad asuhan Vincent Kompany punya kedalaman tim yang memadai, Kimmich tak menampik bahwa absennya Olise bakal mengurangi kekuatan timnya.

"Kami punya satu-dua pemain yang mengalami cedera ringan, semoga tidak serius. Michael Olise juga harus absen karena kartu merah. Jelas hal itu membuat segalanya sedikit lebih sulit bagi kami, terutama untuk mencari penggantinya di laga sebesar ini," ujar Kimmich seperti dilansir dari Bavarian Football Works.

"Tapi kami punya banyak pemain berkualitas di dalam skuad dan akan mengerahkan segalanya. Saya sangat menantikan pertandingan ini," tambahnya.

Arsenal Dijagokan Supercomputer

Jelang paruh pertama fase grup Liga Champions musim ini, supercomputer Opta menempatkan kedua tim sebagai kandidat kuat juara. Bayern Munich berada di posisi kedua favorit juara dengan peluang 15,4 persen.

Sementara itu, Arsenal justru menduduki peringkat pertama dengan probabilitas 20,81 persen untuk mengangkat trofi Liga Champions yang selama ini belum pernah mereka menangkan.