Kekalahan Arsenal dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions musim lalu tentu meninggalkan kekecewaan. Gagal lewat adu penalti menjadi akhir yang pahit setelah anak asuh Mikel Arteta tampil konsisten dan tidak terkalahkan sepanjang fase normal turnamen.
The Gunners memberikan perlawanan ketat kepada wakil Prancis tersebut, namun gagal memaksimalkan peluang di pengujung laga. Menurut kiper utama Arsenal, David Raya, ada aspek permainan tertentu yang sebenarnya bisa dieksekusi lebih baik di atas lapangan.
Kurang Efektif di Sepertiga Akhir Lapangan
Laga final kontra PSG menyisakan penyesalan karena peluang juara sempat terbuka lebar. Meski PSG lebih dominan dalam penguasaan bola, Arsenal sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan pada periode tertentu.
Dalam siniar Beyond the Box, Raya menjelaskan bahwa lini serang Arsenal kurang optimal dalam mengalirkan bola, khususnya saat memasuki area pertahanan lawan.
"Saya rasa kami bertahan dengan sangat baik, tetapi kami bisa tampil lebih baik saat menguasai bola dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, inilah sepak bola," ujar Raya.
Meski kecewa dengan hasil akhir, kiper asal Spanyol itu tetap bangga dengan pencapaian timnya sepanjang kompetisi Eropa yang mampu melaju hingga partai puncak tanpa terkalahkan di waktu normal.
Evaluasi untuk Mikel Arteta
Menghadapi tim asuhan Luis Enrique, Arsenal memang lebih banyak mengandalkan transisi dan memperkokoh lini pertahanan. Kendati demikian, statistik memperlihatkan PSG tampil lebih efektif pada momen-momen krusial.
Catatan ini menjadi bahan evaluasi bagi Mikel Arteta untuk membenahi tim jelang musim berikutnya. Peningkatan kualitas penguasaan bola di laga-laga besar akan menjadi kunci bagi perkembangan skuad Meriam London ke depan.