Emirates Stadium saat ini memang dikenal sebagai salah satu kandang paling angker di Liga Inggris. Dukungan masif dari suporter Arsenal terbukti konsisten membantu skuad asuhan Mikel Arteta mendulang hasil positif di kandang.

Bagi tim tamu, melawat ke Emirates selalu jadi agenda berat sepanjang musim. Situasi itu makin terasa intens dan menegangkan ketika Arsenal menjamu rival sekota mereka, Tottenham Hotspur.

Atmosfer Panas Derby London Utara

Meski kondisi performa kedua tim kerap berbeda, duel Derby London Utara selalu berjalan sengit. Rekor tandang Tottenham di Emirates juga buruk, karena mereka baru menang sekali dari 19 kunjungan terakhir di era Premier League.

Bek tengah Spurs, Micky van de Ven, secara terbuka mengakui bahwa atmosfer kandang Arsenal punya aura berbeda dibanding stadion lain.

"Rasanya berbeda, saya tidak bisa mendeskripsikannya dengan pasti. Atmosfer dan semuanya terasa berbeda. Saat kami bermain di Emirates, Anda bisa merasakan kebencian itu. Anda bisa merasakannya," ujar Van de Ven kepada ESPN.

Selama membela Tottenham, Van de Ven belum pernah merasakan kemenangan di markas Arsenal dari tiga kesempatan. Pengakuan jujur ini menunjukkan bahwa tekanan mental dari suporter Arsenal di Emirates benar-benar berdampak nyata bagi tim tamu.